Header Ads


Tegakkan Perda K3, Tertibkan Bangunan Diatas Saluran

Camat Bekasi Selatan Abi Hurairah (bertopi) didampingi Lurah Hj Maryana (berjilbab) dan Lurah Jakamulia Suryadi.
Bekasi, Laras Post - Aturan itu harus ditegakkan, baik yang berasal dari undang-undang maupun peraturan pemerintah maupun Pemerintah Daerah (Perda). Bila tidak, pastilah apa yang diharapkan dan diinginkan tidak akan Pernah menjadi kenyataan. 

Camat Bekasi, Abi Hurairah Selatan turun ke jalan bekerjasama dengan kelurahan Jakamulia dan Kelurahan Jakasetia melakukan sosialisasi terhadap warga dan melakukan penertiban terhadap bangunan yang didirikan di atas saluran air dan sekitarnya, Kamis (26/11/15).

Hal tersebut menurut Camat Bekasi Selatan Abi Hurairah penertiban dimaksudkan untuk menegakkan peraturan dan menghindari dampak yang buruk di kemudian hari, terlebih musim penghujan segera tiba.

Abi Hurairah juga mengatakan, “kami melakukan kegiatan penertiban hari ini sudah melakukan sosialisasi jauh hari sebelumnya, bahkan jauh sebelum bulan suci Ramadhan dan seyogyanya rencana pembongkaran itu dilaksanakan seminggu setelah lebaran Iedul Fitri. Namun dengan melakukan berbagai macam kajian dan pertimbangan, maka baru hari ini penertiban dilakukan dan Alhamdulillah berjalan kondusif bahkan sebagian besar warga sudah membongkar sendiri bangunannya.

Abi Hurairah juga menjelaskan lebih lanjut, untuk jangka panjang setelah penertiban ini akan diadakan pelebaran jalan, agar bila ada mobil berpapasan nyaman dan juga akan bekerjasama dengan PJT2 untuk melakukan normalisasi saluran. 

Selanjutnya direncanakan pula membangun taman-taman, dan yang pasti tidak ada sedikit pun maksud untuk menyakiti warga dalam penertiban ini. Tapi untuk kebaikan warga, terlebih sebentar lagi akan datang musim penghujan dan bila ini dibiarkan, diduga akan menyebabkan kebanjiran.
Selain itu, Kegiatan penertiban ini pula salah satu bentuk dari penegakan Perda K3,  supaya kota bekasi yang kita cintai tampak bersih, tertib, rapih, indah  dan enak dipandang, ujar Abi Hurairah mengakhiri pembicaraannya.

Sementara itu MP Kecamatan Bekasi Selatan H Yayan Sofyan mengatakan, “dalam kegiatan ini kami mengerahkan 30 SatPol PP, 10 anggota Polisi dari Polsek Bekasi selatan, Babinsa, Linmas Kelurahan Jakamulia dan linmas Kelurahan jakasetia di bantu staf dari 2 kelurahan yang jumlahnya tidak kurang dari 100 orang. 

Harapan kami kedepan agar tidak ada lagi warga yang membangun diatas saluran dan daerah diatas bantaran saluran yang ada. Disamping sampah yang dihasilkan bisa menyebabkan banjir juga sangat tidak nyaman di pandang mata disamping juga bisa membahayakan penghuninya sendiri, harap Yayan oftimis.

Kami juga menduga, sampah-sampah yang selama ini menyumbat saluran yang ada, penyumbang utamanya adalah penghuni bangunan yang saat ini sedang ditertibkan. Sehingga kedepan kami berharap tidak ada lagi sampah yang menyumbat saluran yang bisa menyebabkan banjir, karena akan banyak efek ikutannya yang berupa penyakit, baik penyakit kulit diare dan penyakit-penyakit lainnya.

Kami berharap dan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang ada, marilah sama-sama kita jaga dan kita pelihara lingkungan kita dari sampah dimulai dari lingkungan kita sendiri demi kebaikan bersama  yang selaras dengan ajaran agama, yaitu kebersihan bagian dari iman dan semoga Piala Adipura bisa kita raih kembali” harap Dahrun sekretaris UPTD Dinas kebersihan Bekasi Selatan.

Suryadi, SE Lurah Jakasetia berharap “kedepan jangan ada lagi warga yang  membangun diatas dan disepanjang bantaran saluran atau sungai, karena itu adalah pelanggaran dan pasti akan di bongkar. Yang ada adalah mari sama-sama kita jaga saluran kita, lingkungan kita supaya bersih bebas dari sampah yang berserakan supaya tampak indah dan asri.

Kalau bukan kita yang jaga siapa lagi, kalau bukan dimulai dari sekarang kapan lagi? Kalau lingkungan bersih, indah, rapih hidup kita jadi sehat., yang enak siapa? Tanyanya

Hj Maryana Lurah Jakasetia mengatakan, “Ini adalah salah satu bentuk dari penegakkan Perda K3 yang sudah lama kami sosialisasikan ke masyarakat, agar Kota Bekasi yang kita cintai tampak bersih, tertib, indah, rapih dan enak dipandang mata siapa saja. Kegiatan ini sudah sangat lama kami sosilisasikan ke masyarakat penghuni, dengan harapan mereka mau membongkar sendiri agar barangnya masih bisa di pergunakan lagi. Dan bagi yang meminta kebijakan,  hari ini kami turut dengan catatan besok harus sudah bersih.

Selain itu sesuai petunjuk pimpinan, penertiban ini bertujuan jangka panjang, yakni akan diadakan pelebaran jalan supaya mobil berpapasan nyaman, dan akan bekerjasama dengan PJT2 dan dinas trerkait untuk melakukan noralisasi saluran.  Kemudian akan di bangun taman-taman dan salah satu yang pasti ini untuk meminimalisir kemungkinan terjadi banjir di musim penghujan dan efek penyakit yang menyertainya, demikian jelas Hj. Maryana.

Lasih salah satu warga penghuni yang belum sempat membongkar bangunannya  meminta kebijakan supaya diberi waktu satu hari untuk membongkar sendiri ”Mohon kami  dikasih waktu satu hari ini untuk membongkar sendiri, supaya barang-barang dagangan saya bisa saya selamatkan dan alat-alatnya bisa dipakai lagi. Hari ini suami saya lagi tidak ada pak, tolong banget pak. (Muchtar. Q)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.