BNNP Aceh sidak di Lanud SIM
Aceh Besar, Laras Post - Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Aceh melaksanakan surat permohonan Danlanud Sultan Iskandar Muda. Tentang permohonan bantuan Naskotest dan sosialisasi bahaya Narkoba terhadap tubuh manusia, Sidak tersebut dilaksanakan di Aula Lanud Sultan Iskandar Muda yang melibatkan seluruh personel Lanud SIM dan Kompi Senapan C Paskhas Yonko 469, Kamis (26/11/15).
Bahaya Narkoba terhadap tubuh manusia di jelaskan oleh Kasi penguatan lembaga rehabilitasi BNNP Aceh, Dr.Elita Wahyuni mewakili kepala BNN P Aceh Drs. Armen Syahthay, bahaya narkoba ditinjau dari sisi medis menyerang syaraf syaraf otak manusia menjadi lemah dan mengakibatkan kematian.karna otak yang sudah terkontaminasi dengan narkoba akan selalu minta dosis yang lebih dari yang dikonsumsi sebelumnya, sehingga terjadinya overdosis.Narkoba dibagi tiga golongan, yang pertama jenis yang tidak boleh di konsumsi seperti sabu, ganja, heroin, putaw.sedangkan golongan ke dua narkoba yang digunakan medis untuk pengobatan dengan pengawasan medis, dan ketiga narkoba yang dicampukan dengan obat medis dengan pengawasan juga.kata Dr.Elita saat sosialisasi.
Selesai pelaksanaan sosialisasi, Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Paminto B.p mengajak BNN Propinsi Aceh untuk melaksanakan sidak (Inspeksi Mendadak) di Lanud Sultan Iskandar Muda bertujuan untuk tindakan cegah dini dan deteksi dini agar personel Lanud SIM dan Kompi Senapan C Yonko 469 Paskhas terhindar dari bahaya pengguna Narkoba.mudah mudahan di Lanud SIM ini tidak ada yang terlibat pecandu, pengedar atau beking narkoba, apalagi kita ketahui bahwa Aceh ini adalah lumbungnya narkoba jenis Ganja, tambah Danlanud.Dari hasil Naskotest BNN Propinsi Aceh untuk seluruh urin personel Lanud SIM dan Kompi Senapan C Yonko 469 Paskhas Negatif . (sg, yan / Pentak)




Post a Comment